PTK B. Inggris:…… Role Playing….bisa!!


PENDAHULUAN

Kurikulum bahasa Inggris KBK dan suplemennya menekankan keterampilan membaca (reading) pada pembelajaran bahasa Inggris di SEKOLAH. Kegiatan pembelajaran bahasa Inggris di kelas banyak difokuskan pada keterampilan membaca (reading). Padahal, keterampilan lain lain yang lebih utamanya dalam pembelajaran Bahasa Inggris adalah keterampilan berbicara (speaking) belum banyak mendapatkan perhatian yang optimal dari para guru sebagai sumber belajar. Pembelajaran bahasa Inggris, hanya difokuskan pada reading karena reading, sedangkan berbicara (speaking) tidak banyak mendapatkan perhatian dengan porsi pembelajaran yang seimbang. Seringkali, pembelajaran keterampilan speaking disajikan sebatas pada penjelasan-penjelasan mengenai fungsi ungkapan-ungkapan bahasa, tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperaktikkan ungkapan-ungkapan itu. Guna meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris siswa SMP N 96 Jakarta, salah satunya dengan pembelajaran dengan model Rote Play
Model Pembelajaran Role play adalah sejenis permainan gerak yang didalamnya ada tujuan, aturan dan sekaligus melibatkan unsur senang (Jill Hadfield, 1 986). Dalam Role Play siswa dikondisikan pada situasi tertentu di luar kelas, meskipun saat itu pembelajaran terjadi di dalam kelas, dengan menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, Rote Play sering kali dimaksudkan sebagai suatu bentuk aktivitas dimana pembelajar membayangkan dirinya seolah-olah berada di luar kelas dan memainkan peran orang lain saat menggunakan bahasa Inggris (Basri Syamsu, 2000).
Pembelajaran Role Play siswa diperlakukan sebagai subyek pembelajaran, secara aktif melakukan praktik-praktik berbahasa (bertanya dan menjawab dalam bahasa Inggris) bersama teman-temannya pada situasi tertentu. Belajar efektif dimulai dari lingkungan yang berpusat pada diri siswa (Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama, 2002). Lebih lanjut prinsip pembelajaran bahasa menjelaskan bahwa dalam pembelajaran bahasa, siswa akan lebih berhasil jika mereka diberi kesempatan menggunakan bahasa dengan melakukan berbagai kegiatan bahasa. Bila mereka berpartisipasi, mereka akan lebih mudah menguasai apa yang mereka pelajari (Boediono, 2001). Jadi, dalam pembelajaran siswa harus aktif. Tanpa adanya aktivitas, maka proses pembelajaran tidak mungkin terjadi (Sardiman, 2001).
Beberapa manfaat dari penggunaan model Role Play adalah: Pertama, Role Play dapat memberikan semacam hidden practise, dimana siswa tanpa sadar menggunakan ungkapan-ungkapan terhadap materi yang telah dan sedang mereka pelajari. Kedua, Role play melibatkan jumlah siswa yang cukup banyak, cocok untuk kelas besar. Ketiga, Role Play dapat memberikan kepada siswa kesenangan karena Role Play pada dasarnya adalah permainan. Dengan bermain siswa akan merasa senang karena bermain adalah dunia siswa. Masuklah ke dunia siswa, sambil kita antarkan dunia kita (Bobby DePorter, 2000).
Setting role playing dalam pembelajaran kali ini, yaitu dengan membuat sebuah skenario pembelajaran dengan ceritera seorang wisatawan manca negara yang berkunjung ke Indonesia, yang sebelumnya sudah menghubungi Biro Wisata Terkenal. Skenario, dimulai dari penyambutan tamu/wisatawan di bandara, ke hotel sampai dengan ke beberapa objek wisata. Dalam skenario tersebut, dimainkan beberapa peran sebagai wisatawan berjumlah 5 orang yang terdiri dari bapak, ibu, 2 anaknya (laki-laki dan perempuan) dan 1 perempuan keponakannya.
Tindakan kelas, juga berlangsung di dalam kelas, dan di luar kelas. Di luar kelas, dapat di setting tindakan ketika wisatawan berada lobi bandara, penyambutan. Seting, di dalam kelas dilakukan sebagai lobi hotel, dan di luar kelas kembali untuk setting pemanduan kunjungan ke beberapa objek wisata.

Penelilian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan materi dan strategi pembelajaran bahasa Inggris melalui Role Play guna meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIII di SMP N 96 Jakarta. Sedangkan, manfaat yang diperoleh antara lain bagi guru, siswa, sekolah, dan pemerhati pendidikan/orang tua. Khusus bagi guru, dapat berinovasi, berkreasi dalam melakukan pembelajaran melalui berbagai model, khususnya model role playing.
Berdasarkan uraian tersebut, rumusan masalahnya, yaitu: Model Pembelajaran Role Play Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dalam Bahasa Inggris Siswa-siswi SMP N 96 Jakarta?

to be continous ……………….!!

Sumber Tulisan: Dari berbagai sumber PTK

6 thoughts on “PTK B. Inggris:…… Role Playing….bisa!!

  1. kok dikt bgt ulasan mengenai role play n pa hambatan yg dialam anak indonesia dlm menigktkan ketermplan b. ing jg g’ dibhs sich, itu kan jg penting. maf ya pak bkan gajari cm sy lg butuh ma tu informs. sulit nyariknya. n mahal bagt harg’a….he…he…he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s